Trust3media.com-Gegap gempita HUT RI ke 81 masih belum sirna, seyogyanya momentum perayaan kemerdekaan ini tidak dihiasi potret penderitaan anak bangsa.
Terbaru, 10 warga Purwakarta, Jawa Barat terlantar di Kalimantan akibat ditinggal pimpinan proyek.
Peristiwa ini bukan yang pertama, kasus yang relatif identik di mana sejumlah warga yang bekerja di proyek yang terdapat di lintas provinsi kerap mengalami kejadian serupa.
Sudah banyak testimoni terkait pekerjaan proyek yang pola rekrutmennya melibatkan warga dari lintas provinsi dan berujung dengan kenelangsaan akibat tindakan semena mena para pengendali proyek.
Mirisnya lokasi lokasi proyek tersebut biasanya tersebar di pedalaman, hutan belantara, pulau terpencil dan titik titik yang sulit ter-akses.
Aa Komara, Founder BARISAN UWAIS AL-QORNI, mengungkapkan pengalamannya berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purwakarta ketika terlibat dalam upaya memulangkan sejumlah tenaga kerja asal Purwakarta yang terjebak proyek fiktif di Kupang, Nusa Tenggara Timur beberapa tahun lalu.
"Tipikal kasusnya hampir serupa, Kami menilai mesti ada perbaikan regulasi maupun perlindungan dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia untuk secara detail memproteksi sekaligus memonitor setiap pekerjaan proyek yang perekrutannya melibatkan warga lintas provinsi.
Selain memicu keprihatinan, hal ini jelas dapat menimbulkan ketersinggungan antar daerah atau potensi disharmoni, mana kala ada warga dari suatu provinsi atau terafiliasi ke suatu suku yang nasibnya nelangsa di wilayah provinsi lain.
Pasca perayaan HUT RI ini, sepatutnya Kita harus lebih peka terhadap hal hal yang dapat memantik potensi disintegrasi bangsa.
Aceh bergejolak kembali dalam aksi separatisme demikian pun Papua dan wilayah lainnya.
Setiap dinamika yang menyangkut marwah kewilayahan harus dideteksi lebih dini agar tidak berkembang liar menjadi isu yang sensitif.
Untuk itu, Kami mendesak kepada Presiden Prabowo agar memecat menteri tenaga kerja jika tidak responsif dan solutif terhadap segala dinamika ketenagakerjaan yang teraktual dan yang tipikal kasusnya selalu berulang" pungkasnya.
Barisan Uwais Al-Qorni sendiri merupakan forum komunitas yang mengagumi sosok rakyat jelata yaitu Uwais Al-Qorni, yang dihormati Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin di antaranya : Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib.
Uwais Al-Qorni, juga dikisahkan sebagai pemuda sederhana yang sangat memuliakan Ibunya dan dihormati penduduk langit.
Sebelumnya diberitakan, sudah hampir dua bulan 10 warga asal Purwakarta, Jawa Barat terlantar di hutan Kalimantan, tepatnya di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Pihak keluarga para pekerja menginformasikan bahwa mereka mengalami kesulitan setelah mandor yang disebut bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut pergi meninggalkan lokasi.
Akibatnya, para pekerja disebut tidak memiliki kepastian mengenai pembayaran pekerjaan maupun kepulangan mereka ke Purwakarta.
Saat ini mereka berupaya mencari jalan keluar dengan menuju kawasan yang lebih ramai.
Keluarga menyebut para pekerja bahkan harus ikut kendaraan yang melintas agar bisa mencapai kota.
“Mereka sekarang ikut menumpangi mobil penduduk yang melintas supaya bisa mencapai wilayah kota,” kata pihak keluarga.
Kondisi komunikasi juga sempat menjadi kendala. Lokasi tempat mereka berada disebut sulit mendapatkan jaringan telepon.
Semoga warga yang sedang mencari nafkah di lintas provinsi ini bisa kembali kepada keluarganya dengan selamat.
Red**

