Security Ditemukan Meninggal di Waduk Jatiluhur, Polres Purwakarta Lakukan Penyelidikan Intensif


Trust3media.com– Polres Purwakarta melalui Satreskrim bersama Satpolairud bergerak cepat melakukan penanganan awal dan penyelidikan terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di perairan Waduk Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Kayat, Kampung Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat (24/7/2026).


Korban diketahui berinisial S. (43), warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan (security) di kawasan tersebut.


Setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.30 WIB, personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, meminta keterangan para saksi, serta melakukan serangkaian tindakan kepolisian guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.


"Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan dari para saksi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya," ujar Kasatpolairud.


Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, peristiwa bermula pada Kamis malam (23/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB ketika rekan kerja korban mendapati pos jaga dalam keadaan kosong. Di lokasi hanya ditemukan sepeda motor milik korban yang masih terparkir di dekat pos keamanan.


Salah seorang saksi kemudian berupaya menghubungi korban melalui telepon seluler, namun nomor korban sudah tidak dapat dihubungi. Tak lama kemudian, perangkat handy talky (HT) milik korban ditemukan berada di atas sebuah perahu di sekitar lokasi.


Keesokan paginya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Waduk Jatiluhur, tidak jauh dari lokasi ditemukannya HT tersebut. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam security lengkap.


Menindaklanjuti penemuan tersebut, Satreskrim Polres Purwakarta bersama Satpolairud langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti sebagai bagian dari proses penyelidikan.


Kasat Polair Polres Purwakarta AKP Jamal Nasir mengatakan pihaknya turut melakukan penanganan di lokasi bersama unsur terkait untuk memastikan proses evakuasi dan pengamanan TKP berjalan dengan baik.


"Kami bersama personel gabungan segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi, membantu proses evakuasi korban, mengamankan area, serta berkoordinasi dengan Satreskrim dalam rangka penyelidikan lebih lanjut. Seluruh langkah dilakukan sesuai prosedur agar proses penanganan berjalan optimal," jelas AKP Jamal Nasir.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.


"Kami mengajak masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Saat ini Satreskrim Polres Purwakarta masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman," ujar IPTU Tini Yutini.


Polres Purwakarta menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut. Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik sesuai dengan fakta yang diperoleh dalam proses penyidikan.


Eld(t3m)

Trust3Media Media Online Terpercaya dan Seputar Seni Budaya, Wisata, Kuliner, Peristiwa, Trend Terkini,