Trust3media.com-KARAWANG – Suasana pagi yang tenang di Kampung Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Karawang, berubah menjadi horor pada Kamis (19/02/2026). Seorang pemuda berinisial I alias Ison nekat menyerang warga secara membabi buta menggunakan dua senjata tajam jenis golok. Akibat aksi brutal ini, tiga warga mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Aksi mengerikan ini bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Pelaku diketahui sempat terlibat cekcok panas dengan ibu kandung dan pamannya di rumah. Tersulut emosi, Ison mengambil dua bilah golok dan mengejar anggota keluarganya tersebut. Beruntung, sang ibu dan paman berhasil melarikan diri dari maut.
Namun, amarah pelaku justru menyasar warga tak bersalah yang sedang melintas di jalanan.
Korban pertama adalah Siti Anisa (30). Saat kejadian, Siti tengah menggendong bayinya untuk mencari bubur sarapan. Tanpa ampun, pelaku menyerang Siti hingga mengalami luka berat di bagian wajah.
Hingga Jumat (20/02/2026), kondisi Siti dikabarkan memprihatinkan. Karena luka di wajah yang cukup dalam, RS Helsa Cikampek merujuknya ke RS Siloam Purwakarta untuk mendapatkan penanganan spesialis yang lebih intensif.
Melihat Siti dianiaya, Ahmad Fauzi (26) mencoba menghentikan aksi pelaku. Naas, niat baiknya dibalas serangan bertubi-tubi. Fauzi sempat berusaha menghindar, namun kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan membuatnya terpeleset.
"Adik saya berniat menegur pelaku agar berhenti, tapi malah langsung dibacok tiga kali saat terpeleset," ujar Ahmad Gozali, kakak korban Fauzi.
Fauzi menderita luka bacok di tangan dan pundak dengan total 25 jahitan.
Perkelahian di Dalam Empang
Pelaku yang masih kalap kemudian menyerang korban ketiga, Apandi (52). Meski mengalami luka bacok di kepala yang mengakibatkan 9 jahitan, Apandi melakukan perlawanan sengit.
Dalam kondisi terluka, Apandi berhasil mendorong pelaku hingga keduanya tercebur ke dalam empang (kolam). Di dalam lumpur itulah, Apandi bergulat habis-habisan hingga berhasil menjatuhkan golok pelaku dan melumpuhkannya.
Melihat pelaku sudah tak bersenjata, warga segera berkerumun membantu mengamankan Ison. Pelaku akhirnya diringkus dan diikat menggunakan tali tambang agar tidak melarikan diri sebelum petugas kepolisian tiba.
Tak lama kemudian, aparat desa bersama Bhabinkamtibmas Desa Sarimulya, Briptu Deri, tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku serta barang bukti berupa dua bilah golok. Saat ini, Ison telah berada di Polsek Kotabaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai motif di balik aksi nekatnya.
Red**


